Sinar matahari mengandung 3 jenis
sinar, yaitu UVA, UVB, dan UVC
Sinar UVA.
Sinar ini merupakan komponen terbanyak sinar matahari yang masuk ke bumi,
karena mudah menembus lapisan ozon (lapisan pelapis dan pelindung bumi dari
sinar matahari).
Sinar UVB. Sinar
ini juga berbahaya, sebab timbulnya melanoma (kanker kulit paling ganas)
dianggap terjadi akibat paparan hebat UVB di bawah usia 20 tahun. Sebagian
besar sinar ini diserap lapisan ozon.
Sinar UVC.
UVC adalah komponen sinar UV yang paling berbahaya. Untungnya, sinar UVC diblok
lapisan ozon, sehingga tidak bisa sampai ke bumi.
Matahari
yang setiap hari bersinar tidak hanya menerangi kehidupan kita saja, tetapi
banyak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat sinar matahari bagi tubuh
kta antara lain:
1. Vitamin D
Dengan bantuan sinar matahari cadangan kolesterol yang berada di bawah kulit akan diubah menjadi vitamin D. Dengan berjemur setidaknya selama 5 menit, akan mencukup kebutuhan vitamin D Anda dalam satu hari. Namun perhatikan jam di saat Anda berjemur, pastikan Anda berjemur di pagi hari sekitar jam 7 sampai jam 9 pagi.
2. Sinar Matahari Mengurangi Kolesterol Darah
Vitamin D yang diubah dari kolesterol otomatis akan sangat membantu dalam penurunan jumlah kolesterol dalam tubuh kita. Dengan demikian, risiko untuk terjadinya penyakit jantung di kemudian hari juga akan lebih kecil.
3. Sinar Matahari Mengurangi Gula Darah
Cahaya matahari mampu berperan sebagai insulin yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Ini merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glikogen) yang tersimpan di hati dan otot, sehingga menurunkan gula darah.
4. Sinar Matahari Adalah Penawar Infeksi dan Pembunuh Bakteri
Matahari sanggup membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur. Itu berguna untuk perawatan tuberkulosis (TBC), erisipelas, keracunan darah, peritonitis, pnemonia, mumps, asma saluran pernafasan. Bahkan beberapa dari virus penyebab kanker dibinasakan oleh sinar ultraviolet. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Beberapa jenis bakteri di udara dibinasakan dalam 10 menit oleh sinar ultraviolet.
5. Sinar Matahari Meningkatkan Kebugaran dan Kualitas Pernafasan
Sinar matahari bisa meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Ini berarti banyak oksigen tersedia untuk dibawa ke otot sewaktu Anda berolahraga. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan volume nafas ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.
6. Sinar Matahari Membantu Membentuk dan Memperbaiki Tulang
Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh Anda karena paparan sinar matahari, kemampuan penyerapan kalsium akan meningkat. Ini menolong pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak normal).
7. Sinar Matahari Meningkatkan Beberapa Jenis Kekebalan
Sinar matahari menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) Anda akan bertambah. Sepuluh menit di.bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu mengurangi potensi terserang flu antara 30 sampai 40 persen.
Disamping banyak manfaatnya, terlalu lama berada di bawah sinar matahari, terutama setelah melewati pagi hari, bisa menyebabkan hal-hal berikut:
1. Sinar Matahari Membuat Kulit Anda Terbakar
Hari berawan bukan jaminan kulit Anda aman dari serangan sinar matahari. Awan bisa menyaring banyak berkas cahaya yang kelihatan dan inframerah, namun 80% radiasi ultraviolet mampu menembus pertahanan awan.
2. Sinar Matahari Bisa Meningkatkan Resiko Kanker Kulit
Angin sepoi-sepoi juga bisa menambah bahaya itu. Kebanyakan sinar matahari dengan tingginya trigliserid darah adalah faktor yang paling besar penyebab terjadinya kanker kulit.
3. Sinar Matahari Mempercepat Proses Penuaan
Paparan sinar UV kronik menghasilkan radikal bebas yang menyebabkan berbagai kerusakan struktur dan lapisan kulit, tetapi perubahan yang paling besar tampak pada lapisan dermis (Fisher, 2002). Dengan demikian maka kulit akan lebih cepat memulai proses penuaan.
1. Vitamin D
Dengan bantuan sinar matahari cadangan kolesterol yang berada di bawah kulit akan diubah menjadi vitamin D. Dengan berjemur setidaknya selama 5 menit, akan mencukup kebutuhan vitamin D Anda dalam satu hari. Namun perhatikan jam di saat Anda berjemur, pastikan Anda berjemur di pagi hari sekitar jam 7 sampai jam 9 pagi.
2. Sinar Matahari Mengurangi Kolesterol Darah
Vitamin D yang diubah dari kolesterol otomatis akan sangat membantu dalam penurunan jumlah kolesterol dalam tubuh kita. Dengan demikian, risiko untuk terjadinya penyakit jantung di kemudian hari juga akan lebih kecil.
3. Sinar Matahari Mengurangi Gula Darah
Cahaya matahari mampu berperan sebagai insulin yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Ini merangsang tubuh untuk mengubah gula darah (glukosa) menjadi gula yang tersimpan (glikogen) yang tersimpan di hati dan otot, sehingga menurunkan gula darah.
4. Sinar Matahari Adalah Penawar Infeksi dan Pembunuh Bakteri
Matahari sanggup membunuh bakteri penyakit, virus dan jamur. Itu berguna untuk perawatan tuberkulosis (TBC), erisipelas, keracunan darah, peritonitis, pnemonia, mumps, asma saluran pernafasan. Bahkan beberapa dari virus penyebab kanker dibinasakan oleh sinar ultraviolet. Infeksi jamur, termasuk candida, bereaksi terhadap sinar matahari. Beberapa jenis bakteri di udara dibinasakan dalam 10 menit oleh sinar ultraviolet.
5. Sinar Matahari Meningkatkan Kebugaran dan Kualitas Pernafasan
Sinar matahari bisa meningkatkan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan. Ini berarti banyak oksigen tersedia untuk dibawa ke otot sewaktu Anda berolahraga. Faktor lain yang bisa membantu meningkatkan volume nafas ialah bahwa glikogen bertambah di hati dan otot setelah berjemur matahari.
6. Sinar Matahari Membantu Membentuk dan Memperbaiki Tulang
Dengan bertambahnya tingkat vitamin D dalam tubuh Anda karena paparan sinar matahari, kemampuan penyerapan kalsium akan meningkat. Ini menolong pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakitis dan osteomalacia (pelembutan tulang tidak normal).
7. Sinar Matahari Meningkatkan Beberapa Jenis Kekebalan
Sinar matahari menambah sel darah putih terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Antibodi (gamma globulins) Anda akan bertambah. Sepuluh menit di.bawah sinar ultraviolet satu atau dua kali setiap minggu mengurangi potensi terserang flu antara 30 sampai 40 persen.
Disamping banyak manfaatnya, terlalu lama berada di bawah sinar matahari, terutama setelah melewati pagi hari, bisa menyebabkan hal-hal berikut:
1. Sinar Matahari Membuat Kulit Anda Terbakar
Hari berawan bukan jaminan kulit Anda aman dari serangan sinar matahari. Awan bisa menyaring banyak berkas cahaya yang kelihatan dan inframerah, namun 80% radiasi ultraviolet mampu menembus pertahanan awan.
2. Sinar Matahari Bisa Meningkatkan Resiko Kanker Kulit
Angin sepoi-sepoi juga bisa menambah bahaya itu. Kebanyakan sinar matahari dengan tingginya trigliserid darah adalah faktor yang paling besar penyebab terjadinya kanker kulit.
3. Sinar Matahari Mempercepat Proses Penuaan
Paparan sinar UV kronik menghasilkan radikal bebas yang menyebabkan berbagai kerusakan struktur dan lapisan kulit, tetapi perubahan yang paling besar tampak pada lapisan dermis (Fisher, 2002). Dengan demikian maka kulit akan lebih cepat memulai proses penuaan.
Tips
untuk menghindari efek negatif sinar matahari diantaranya :
1. Gunakan
tabir surya terutama jika Anda beraktivitas di luar ruangan pada jam 9 pagi
sampai jam 3 sore. Ulangi pemakaian setiap 2-3 jam jika aktivitas di luar
ruangan secara terus menerus.
2. Gunakan
tabir surya 30 menit sebelum terpapar cahaya matahari.
3. Pilih
produk yang paling cocok dengan jenis kulit dan jenis aktivitas Anda di luar
ruangan. Pastikan Anda memilih produk dengan nilai SPF yang cukup untuk
melindungi kulit Anda dari sengatan sinar matahari.
4. Gunakan
tabir surya fisik seperti baju panjang dan topi lebar untuk perlindungan yang
lebih optimal.
Anda mendapatkan manfaat terbaik
disinari cahaya matahari sebelum pukul 09.00 pagi dan setelah pukul 16.00 sore.
Pada saat-saat itu kulit Anda tidak mendapatkan sinar gelombang pendek
(sinar-gelombang pendek: ultraviolet, sinar-x, sinar gamma, sinar cosmos),
sebaliknya Anda lebih banyak mendapatkan sinar gelombang - panjang atau
inframerah.
Semoga bermanfaat. ^_^
Diambil dari berbagai sumber.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar