Tampilkan postingan dengan label Kulit Berminyak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kulit Berminyak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Desember 2015

WAJAH MULUS TANPA KOMEDO? TIDAK MUSTAHIL



Komedo seringkali menjadi momok tersendiri bagi wanita. Tidak terlalu terlihat sih.. tapi tidak kalah mengganggu dibandingkan dengan jerawat. Komedo membuat make-up menjadi tidak rapi. Selain itu komedo menjadikan wanita menjadi tidak percaya diri. 

Dilihat dari penyebabnya, komedo bukanlah sesuatu hal yang tidak bisa dihindari oleh wanita. Penyebab timbulnya komedo adalah:

1. Makanan berminyak
Makanan yang berminyak akan membuat akumulasi minyak di sebum terutama di area T di wajah semakin banyak. Sebum adalah zat berminyak yang terdiri dari lemak, keratin yang diproduksi oleh kulit. Dengan banyaknya minyak di permukaan kulit, sel-sel kulit mati akan lebih sukar dilepaskan dari kulit sehingga menutupi pori-pori, dari situlah muncul adanya komedo.
2. Tidur dengan wajah yang kotor
Seringkali kesibukan membuat wanita merasa sangat lelah sehingga lupa untuk membersihkan kulit wajah sebelum tidur. Meskipun wanita tidak bermake-up, membersihkan kulit wajah sangatlah penting untuk menghilangkan kotoran-kotoran atau debu yang menempel di permukaan kulit. Jika kulit dalam keadaan bersih makan kemungkinan terjadinya komedo akan lebih kecil.
3. Merokok
Merokok adalah kebiasaan yang membawa dampak buruk bagi kesehatan baik si perokok maupun orang-orang di sekitarnya. Asap rokok mengandung banyak sekali radikal bebas yang dapat menempel di kulit. Radikal bebas ini akan mudah sekali memicu timbulnya komedo.

Komedo ada 2 jenis yaitu komedo putih dan komedo hitam. Disebut komedo putih karena berwarna putih, dimana biasanya komedo ini tertutup atau terlindungi oleh lapisan kulit di atasnya. Komedo putih biasanya menonjol dari dalam kulit wajah atau di bawah epitel kulit. Sedangkan komedo hitam biasa disebut juga komedo terbuka, merupakan bintik hitam yang muncul di pori-pori yang tidak dilapisi oleh epitel kulit. Komedo jenis ini berubah menjadi hitam karena adanya proses oksidasi.

Beberapa dari wanita menganggap komedo bukan hal yang perlu dikhawatirkan sehingga beberapa diantaranya memiliki kebiasaan memencet komedo. Kebiasaan ini haruslah dihindari karena justru akan merusak struktur kulit, menyebabkan pori-pori sulit untuk menutup kembali. Jika cara untuk memencetnya salah, bahkan dapat mengakibatkan kecacatan kulit dan membentuk lubang pori-pori baru. Tentunya hal ini justru akan memperbesar kemungkinan terjadinya komedo yang lebih banyak.
Adapun beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi komedo antara lain:
1. Bubuk kayu manis
Gunakan bubuk kayu manis secukupnya, dicampur dengan air perasan jeruk lemon hingga menjadi pasta. Aplikasikan pasta campuran bubuk kayu manis dan lemon tadi pada daerah yang berkomedo. Aplikasikan seperti sedang menggunakan masker dan seluruh area berkomedo tertutupi dengan merata. Masker ini dapat digunakan malam hari sebelum tidur, lalu bilas dengan air hangat pada keesokan paginya.
2. Baking soda
Masker baking soda dapat dibuat dengan cara mencampurkan 2 sendok makan baking soda dengan air secukupnya hingga membentuk pasta, aplikasikan seperti menggunakan masker pada area yang berkomedo, tunggu 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat.
3. Gula pasir
Gula pasir dapat digunakan sebagai scrub alami. Campurkan gula pasir dengan air perasan jeruk lemon secukupnya. Tidak perlu diaduk karena akan diambil manfaat scrub dari gula pasirnya. Aplikasikan pada kulit wajah sambil dipijat terutama pada area yang berkomedo lalu bilas dengan air hangat.
4. Putih telur
Masker putih telur ini sangat umum digunakan untuk mengencangkan kulit wajah. Untuk membersihkan komedo, masker putih telur juga dapat digunakan dengan mencampur putih telur dengan 1 sendok teh madu. Gunakan sebagai masker, tunggu 15-20 menit, lalu bilas dengan menggunakan washlap sambil digosok lembut pada area komedo.
5. Garam dapur
Garam dapur sangat kaya akan mineral. Selain itu butiran-butirannya juga dapat berfungsi sebagai scrub. Mineral yang terkandung dalam garam dapur bermanfaat untuk merangsang peredaran darah sehingga akan membuka pori-pori di kulit. Selain itu garam dapur juga bermanfaat untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan menghilangkan komedo yang menyumbat kulit.
Caranya dengan mencampur 3 sendok makan garam dapur dengan air hangat secukupnya. Gunakan washlap atau kapas untuk mengaplikasikan butiran garam pada kulit, dipijat dengan gerakan memutar. Lakukan dengan lembut agar tidak memicu terjadinya iritasi. Diamkan selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat. Lakukan setidaknya 2 kali seminggu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Tidak ada salahnya mencoba salah satu atau beberapa cara di atas untuk mengetahui cara mana yang paling cocok. Setelah komedo dibersihkan dengan cara di atas, Anda dapat menggunakan es batu untuk membantu mempercepat penutupan pori-pori agar memperkecil risiko munculnya kembali komedo. Selain itu, penuhi juga kebutuhan asupan air putih harian Anda untuk melancarkan peredaran darah dan membantu menghilangkan komedo dari dalam.
Selamat mencoba. Semoga bermanfaat. ^_^

Diambil dari Dr. Oz Indonesia dan sumber lainnya.
 

Kamis, 09 Juli 2015

MEMANFAATKAN BUAH, PERAWATAN KULIT BERMINYAK BERSAMA LULUR IBU

Kelenjar minyak pada kulit diperlukan untuk menjaga keseimbangan hidrasi dan suhu tubuh. Namun, pada beberapa individu, kelenjar minyak bekerja lebih dibandingkan dengan yang lain sehingga sekresi minyak juga berlebih.
 
Minyak pada wajah kerap kali mengganggu penampilan Anda? Minyak dapat merusak make up yang Anda pakai, selain itu juga dapat menyebabkan kotoran lebih mudah menempel di permukaan kulit sehingga lebih berpotensi untuk menyebabkan munculnya jerawat.

Mungkin Anda perlu menganalisa penyebab kulit Anda menjadi berminyak. Banyak faktor yang menyebabkan kulit menjadi berminyak, di antaranya adalah gen keturunan, hormon, pola hidup yang tidak sehat, pola makan dengan lemak tinggi, dan kurang tepat dalam memilih kosmetik yang Anda gunakan.

Menangani kulit berminyak ada beberapa cara, salah satunya dengan menggunakan kertas minyak. Namun tahukah Anda, penggunaan kertas minyak ini justru akan meningkatkan produksi minyak di kulit Anda. Kenapa? Karena pada saat Anda berusaha mengurangi minyak di permukaan kulit dengan kertas, tentu Anda melakukannya dengan menekan kulit, penekanan terhadap kulit ini justru akan merangsang kulit untuk memproduksi lebih banyak minyak. Jadi hati-hati dalam menggunakannya ya.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merawat kulit berminyak bersama Lulur Ibu :


1. Strawberry
Strawberry mengandung vitamin c lebih banyak dari buah jeruk. Banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh dari buah yang rasanya asam ini. Caranya adalah dengan menghancurkan 8-9 buah stawberry dengan menggunakan garpu lalu campurkan dengan 3 sendok makan madu. Campurkan dengan adonan Lulur Ibu yang masih kental kemudian diaplikasikan pada kulit. Biarkan hingga cukup kering, lalu bilas dengan air biasa atau air dingin. Untuk menghancurkan strawberry sebaiknya jangan gunakan blender agar masih terdapat sisa-sisa strawberry yang dapat membantu proses scrubbing.
2. Daun seledri
Daun seledri dipotong kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam wadah yang berisi air mendidih dan biarkan terendam selama 15-20 menit. Setelah itu, saring untuk memisahkan potongan daun seledri dengan airnya. Setelah dingin gunakan ar rendaman daun seledri tersebut untuk mengencerkan serbuk Lulur Ibu, aplikasikan pada kulit, kemudian tunggu sekitan 20-30 menit, lalu bilas. Langkah ini dapat dilakukan setiap 2 hari sekali, dengan meminimalkan penggosokan saat membilas lulur dari permukaan kulit, hal ini dimaksudkan untuk mencegah terjadina iritasi.
3. Wortel
Kandungan vitamin A yang tinggi pada wortel sangat baik untuk merawat kulit Anda. Selain itu wortel juga kaya kalium dan vitamin C. Cara yang dapat Anda lakukan adalah dengan merebus wortel atau mengukusnya hingga cukup empuk untuk dihancurkan hingga lembut kemudian ditambahkan 4 sendok makan madu. Campurkan wortel dan madu tersebut dengan serbuk Lulur Ibu secukupnya untuk aplikasi seluruh permukaan kulit. Setelah diaplikasikan tunggu kering, lalu bilas dengan air dingin.
4. Apel
Kemampuan mengontrol lemak pada apel cukup baik sehingga Anda juga dapat memanfaatkan buah yang satu ini untuk perawatan alami kulit Anda. Siapkan 1 buah apel, blender apel sampai lembut. Tambahkan perasan jeruk nipis ke dalam apel yang sudah lembut tadi. Fungsi air jeruk nipis untuk memaksimalkan kerja apel dalam mengontrol lemak di permukaan kulit dan mencegah apel dari proses oksidasi. Campurkan apel dan air jeruk nipis tadi dengan serbuk Lulur Ibu, jika masih terlalu kental dapat ditambahkan air untuk menghasilkan konsistensi yang diinginkan. Aplikasikan pada kulir, tunggu setidaknya 15 menit, lalu bilas dengan air dingin.
5. Nanas
Bersihkan buah nanas yang akan digunakan, celupkan sebentar pada air garam sebelum diproses lebih lanjut. Lalu blender nanas hingga lembut. Tambahkan air santan kental sebanyak 3 sendok makan pada jus nanas. Campurkan dengan serbuk Lulur Ibu, tambahkan air bila masih terlalu kental. Aplikasikan di kulit Anda, tunggu setidaknya 25 menit, lalu bilas.
6. Semangka
Cara untuk menggunakan semangka adalah sebagai berikut. Siapkan kulit semangka, mentimun, dan lidah buaya. Blender ketiga bahan tersebut hingga lembut. Campuskan hasil blender ketiga bahan dengan serbuk Lulur Ibu, tambahkan air secukupnya untuk mempermudah mengaplikasikan di permukaan kulit. Setelah 20-30 menit, bilas dengan air.
7. Pisang
Pisang mengandung vitamin A, B, dan E yang bermanfaat mencegah penuaan dini. Selain itu pisang juga dapat digunakan untuk mengatasi kulit berminyak. Caranya adalah dengan menghancukan pisang yang sudah matang hingga lembut, lalu campurkan dengan serbuk Lulur Ibu dan tambahkan air untuk memperoleh konsistensi yang diinginkan. Aplikasikan pada kulit yang berminyak (wajah dan leher),lalu tunggu sekitar 20 menit. Setelah 20 menit bilas masker dengan air dingin.

Tips untuk Anda yang memiliki kulit berminyak:
1. Jika Anda menggunakan kertas penyerap minyak wajah, sebaiknya gunakan secara bijak dan lakukan dengan menepuk-nepuk lembut kulit Anda agar tidak merangsang lebih banyak minyak keluar.
2. Gunakan tabir surya dengan SPF rendah agar tidak memicu produksi minyak berlebih.
3. Gunakan foundation yang berbahan dasar air, bukan minyak, karena foundation berbahan dasar minyak akan membuat make up Anda lebih cepat menjadi berantakan dan kulit Anda terlihat mengkilap.
4. Hindari makanan berlemak tinggi, junk food, maupun gorengan terutama yang diolah dengan menggunakan minyak jelantah atau minyak bekas.
5. Gunakan krim malam untuk meregulasi keseimbangan kandungan air dan minyak di kulit wajah Anda.
6. Jangan malas untuk mencuci wajah, karena jika wajah Anda berminyak dan jarang dibersihkan maka risiko terjadinya jerawat semakin besar.

7. Gunakan pembersih yang cocok untuk kulit berminyak, dan jangan gunakan toner dengan kandungan alkohol di dalamnya, karena akan memicu produksi minyak di wajah Anda.

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat.
Diambil dari berbagai sumber.