Sabtu, 24 Oktober 2015

PENUAAN KULIT

Semua makhluk hidup menjalani proses alami yaitu penuaan. Pada manusia terutama terjadi di awal dekade ketiga kehidupan dan menjadi semakin jelas pada usia 60 hingga 80 tahun. Proses ini tidak hanya terjadi secara fisik tetapi juga secara psikis. Banyak diantaranya ketika menjad tua, selain fisiknya menjadi lebih rentan, kondisi kejiwaannya juga kembali menjadi seperti pada masa kanak-kanak. Hal ini sangat lumrah terjadi.

Proses penuaan kulit dibagi menjadi 2 yaitu Intrinsic Aging dan Photo Aging. Intrinsic Aging atau yang disebut juga penuaan kulit kronologi merupakan prubahan kulit yang terkait dengan belalunya waktu dan dipengaruhi oleh faktor intrinsik dari dalam tubuh seperti genetik, hormonal, dll. 

Perubahan yang seperti ini sulit untuk dihindari. Sedangkan Photo Aging atau yang lebih sering disebut penuaan dini adalah proses perubahan faktor instrinsik yang disebabkan oleh adanya paparan dari faktor luar tubuh/lingkungan. Perubahan yang seperti ini dapat dicehag dengan menggunakan banyak cara.

Adapun faktor luar yang mempengaruhi penuaan kulit antara lain:
  • Sinar matahari/UV
  • Kelembaban udara yang rendah
  • Rokok dan alkohol
  • Perawatan kulit yang kurang tepat
Selain 4 faktor di atas juga terdapat faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya penuaan dini yaitu radikal bebas. Metabolisme sel organisme aerobik yang menggunakan oksigen akan menghasilkan metabolit oksigen reaktif yang berbahaya. Adanya produksi radikal bebas tersebut akan menimbulkan kerusakan yang menjadi salah satu penyebab proses penuaan dini.

Berikut ini adalah gejala-gejala terjadinya penuaan dini:
1. Gejala umumnya berupa kekeringan kulit, oleh karena berkurangnya air di epidermis, berkurangnya fungsi kelenjar minyak dan kelenjar keringat.
2. Permukaan kulit kasar, karena sel-sel mati cenderung melekat satu sama lainnya pada permukaan kulit dan juga oleh faktor keringnya kulit. 
3. Timbul kerut-kerut, garis-garis, dan lipatan-lipatan pada kulit. Penyebab utama karena serabut-serabut kolagen menjadi kendor dan serabut-serabut elastib kehilangan daya elastisitasnya. Air yang membasahi serabut-serabut ini secara berangsur-angsur berkurang, kulit mulai kehilangan kelembutannya.
4. Pigmentasi yang tidak merata pada kulit. Terlihat sebagai bercak-bercak pigmentasi, akibat penumpukn pigmen melanin secara tidak teratur dalam sel-sel basal di epidermis.

Pencegahan yang dapat kita lakukan sedini mungkin untuk mencegah penuaan dini antara lain: 
1. Perawatan kulit secara baik dan benar
2. Melindungi kulit dari faktor-faktor yang mempengaruhi penuaan kulit.
3. Memberikan suplemen, vitamin dan mineral yang diperkirakan dapat mengikat radikal bebas seperti : vitamin C, vitamin B, vitamin E, dan selenium.
4. Berolahraga, rekreasi, dan kerja seimbanga agar proses metabolisme sel dalam tubuh berjalan lancar.
5. Hindari penggunaan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri, timbal, asam retinoat, pewarna rhodamin, hidrokuinon, dan kortikosteroid.

Semoga bermanfaat. ^_^
Diambil dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar