Semua makhluk hidup menjalani proses alami yaitu penuaan.
Pada manusia terutama terjadi di awal dekade ketiga kehidupan dan menjadi
semakin jelas pada usia 60 hingga 80 tahun. Proses ini tidak hanya terjadi
secara fisik tetapi juga secara psikis. Banyak diantaranya ketika menjad tua,
selain fisiknya menjadi lebih rentan, kondisi kejiwaannya juga kembali menjadi
seperti pada masa kanak-kanak. Hal ini sangat lumrah terjadi.
Proses penuaan kulit dibagi menjadi 2 yaitu Intrinsic Aging dan Photo Aging. Intrinsic Aging atau yang disebut juga penuaan kulit
kronologi merupakan prubahan kulit yang terkait dengan belalunya waktu dan
dipengaruhi oleh faktor intrinsik dari dalam tubuh seperti genetik, hormonal,
dll.
Perubahan yang seperti ini sulit untuk dihindari. Sedangkan Photo Aging
atau yang lebih sering disebut penuaan dini adalah proses perubahan faktor
instrinsik yang disebabkan oleh adanya paparan dari faktor luar
tubuh/lingkungan. Perubahan yang seperti ini dapat dicehag dengan menggunakan
banyak cara.
Adapun faktor luar yang mempengaruhi penuaan kulit antara
lain:
- Sinar matahari/UV
- Kelembaban udara yang rendah
- Rokok dan alkohol
- Perawatan kulit yang kurang tepat
Selain 4 faktor di atas juga terdapat faktor lain yang dapat
menyebabkan terjadinya penuaan dini yaitu radikal bebas. Metabolisme sel
organisme aerobik yang menggunakan oksigen akan menghasilkan metabolit oksigen
reaktif yang berbahaya. Adanya produksi radikal bebas tersebut akan menimbulkan
kerusakan yang menjadi salah satu penyebab proses penuaan dini.
Berikut ini adalah gejala-gejala terjadinya penuaan dini:
1. Gejala umumnya berupa kekeringan kulit, oleh
karena berkurangnya air di epidermis, berkurangnya fungsi kelenjar minyak dan
kelenjar keringat.
2. Permukaan kulit kasar, karena sel-sel mati
cenderung melekat satu sama lainnya pada permukaan kulit dan juga oleh faktor
keringnya kulit.
3. Timbul kerut-kerut, garis-garis, dan
lipatan-lipatan pada kulit. Penyebab utama karena serabut-serabut kolagen
menjadi kendor dan serabut-serabut elastib kehilangan daya elastisitasnya. Air
yang membasahi serabut-serabut ini secara berangsur-angsur berkurang, kulit
mulai kehilangan kelembutannya.
4. Pigmentasi yang tidak merata pada kulit.
Terlihat sebagai bercak-bercak pigmentasi, akibat penumpukn pigmen melanin secara
tidak teratur dalam sel-sel basal di epidermis.
Pencegahan yang dapat kita lakukan sedini mungkin untuk mencegah
penuaan dini antara lain:
1. Perawatan kulit secara
baik dan benar
2. Melindungi kulit dari faktor-faktor yang
mempengaruhi penuaan kulit.
3. Memberikan suplemen, vitamin dan mineral yang
diperkirakan dapat mengikat radikal bebas seperti : vitamin C, vitamin B,
vitamin E, dan selenium.
4. Berolahraga, rekreasi, dan kerja seimbanga
agar proses metabolisme sel dalam tubuh berjalan lancar.
5. Hindari penggunaan kosmetik yang mengandung
bahan berbahaya seperti merkuri, timbal, asam retinoat, pewarna rhodamin,
hidrokuinon, dan kortikosteroid.
Semoga bermanfaat. ^_^
Diambil dari berbagai sumber.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar