1. Kortikosteroid
Steroid adalah senyawa organik lemak sterol
tidak terhidrolisis yang dapat dihasilkan dari reaksi penurunan terpena atau
skualena. Pada umumnya steroid berfungsi sebagai hormon. Steroid merupakan obat
ampuh dalam mengatasi peradangan dan meredakan nyeri, selain itu steroid
langsung bekerja pada kimiawi otak juga bermanfaat untuk meningkatkan mood.
Seseorang yang tidak mengalami peradangan
tetapi menggunakan steroid dapat mengakibatkan timbulnya efek samping antara
lain menekan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan risiko terjadinya infeksi.
Untuk penggunaan di permukaan kulit ada 2 efek samping terbesar yaitu penipisan
kulit dan efek sistemik yaitu supresi HPA-axis dan sindrom Cushing.
Dengan efek samping seperti ini, digunakan
oleh beberapa orang sebagai krim pemutih karena dengan penipisan kulit, maka
seolah terjadi perubahan pigmenasi kulit dan kulit menjadi lebih putih. Berikut
ini adalah efek samping penggunaan steroid dalam jangka waktu yang lama:
a. Kulit menipis
b. Muncul garis-garis seperti stretchmark
c. Pelebaran kapiler pembuluh darah, tampak seperti
urat-urat halus di kulit
d. Bercak merah seperti gigitan nyamuk, namun
gigitan nyamuk lebih merah
e. Kelainan kulit menyerupai jerawat
f. Pertumbuhan rambut/ bulu bulu di kulit makin
banyak
g. Bercak putih pada kulit
h. Peradangan kulit sekitar mulut
i. Kulit rentan terhadap infeksi karena penurunan
kekebalan.
2. Merkuri
Perlu diingat bahwa pada umumnya, pemutih
kulit membuat produksi melanin berkurang sehingga menyebabkan kulit menjadi
lebih sensitif terhadap sinar matahari. Dalam jangka panjang penggunaannya dapat
menyebabkan penuaan dini dan kanker kulit. Dengan berkurangnya kadar melanin,
dampak sinar ultraviolet terhadap kulit meningkat. Paparan sinar UV yang
berlebihan mempercepat terjadinya keriput serta berpotensi memicu kanker kulit.
Merkuri atau air raksa adalah logan yang
pada kondisi normal berbentuk cairan berwarna abu-abu yang tidak berbau dan
tidak larut dalam air maupun alkohol namun larut dalam asam nitrat, asam sulfur
panas , dan lipid atau lemak. Merkuri adalah bahan aktif yang berdampak dalam
pengelupasan kulit terluar. Dalam jangka panjang, penggunaannya dapat menyebabkan:
a. Rusaknya fungsi ginjal, sistem syaraf, dan
timbul masalah psikologis
b. Kelainan fungsi otak pada janin dari ibu
pengguna pemutih berbahan merkuri.
3. Hidrokuinon
Hidrokuinan adalah bahan kimia yang
digunakan pada proses cuci cetak foto dan berguna sebagai zat penstabil dalam
minyak, cat, pernis, serta bahan bakar kendaraan. Hidrokuinon sejak tahun 2008
tidak diperbolehkan lagi untuk diedarkan dalam bentuk kosmetik. Penggunaan
hidrokuinan dalam kadar tinggi atau dalam waktu yang lama dapat memicu:
a. Hiperpigmentasi. Yaitu menggelapnya warna kulit
akibat pertambahan kadar melanin. Hal inilah yang mengakibatkan terjadinya
bercak-bercak hitam di kulit.
b. Vitiligo. Yaitu menghilangnya pigmen kulit
secara keseluruhan akibat matinya sel melanosit, penghasil melanin. Ciri utama
vitiligo adalah munculnya bercak-bercak putih pada kulit.
c. Okronosis eksogen. Yaitu kulit menjadi berwarna
biru kehitaman, umumnya disebabkan oleh penumpukan homogentisic acid (penyakit
alkaptonuria)
4. Asam Retinoat
Asam retinoat adalah bentuk asam dan bentuk
aktif dari vitamin A (retinol), biasa disebut juga tretinoin. Bahan ini biasa
digunakan untuk pengobatan jerawat dan sekarang banyak dipakai untuk mengatasi
kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dan untuk pemutih. Pada penggunaan
topikal, asam retinoat dapat menyebabkan iritasi kulit seperti kulit terbakar,
terutama untuk mereka yang berkulit sensitif. Selain itu asam retinoat ini juga
mengakibatkan kecacatan pada janin misalnya hidrosephalus, kecacatan telinga,
gangguan jantung, sampai penurunan intelegensia.
Dari penjelasan di atas, kita harus lebih jeli dalam memilih kosmetik. Perhatikan pula apa saja
kandungan yang ada dalam kosmetik terutama asam retinoat, munurut
sumber, asam retinoat masih “boleh” digunakan asal kondisi kulitmya tidak
sensitif, tidak sedang hamil atau merencanakan kehamilan, dan tidak digunakan
dalam jangka waktu yang lama. Jadi, telitilah sebelum membeli. Baca komposisi
kosmetik yang akan digunakan, kenali kondisi diri Anda.
Semoga bermanfaat ^_^
Diambil dari berbagai sumber.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar