Senin, 01 Juni 2015

LULUR IBU, ATASI BAU BADAN



Keringat merupakan teman dekat bagi Anda yang aktif sehari-hari. Apalagi bagi Anda yang mempunyai aktivitas di luar ruangan. Dengan cuaca yang tidak menentu dan iklim yang tropis, menuntut tubuh kita untuk menyesuaikan suhu tubuh dengan memproduksi lebih banyak keringat.
Ketika keringat bertemu dengan bakteri yang ada di permukaan kulit maka akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Bau badan ini tentu akan mempengaruhi penampilan Anda dan sudah selayaknya diberi perhatian khusus untuk mengatasinya.

Lulur Ibu peduli dengan estetika seorang wanita baik dari luar maupun dari dalam. Penampilan yang baik akan membuat kepercayaan diri meningkat dan menimbulkan rasa nyaman pada diri sendiri dan orang lain. Bayangkan jika Anda harus menemui seseorang yang sangat penting dalam hidup Anda, maka Anda akan berpenampilan sebaik mungkin dan secantik mungkin bukan? Untuk itu mari mencoba beberapa resep untuk mengatasi bau badan bersama Lulur Ibu.

1. Air Rebusan Daun Pandan
Air rebusan daun pandan ini dapat digunakan untuk mengencerkan Lulur Ibu. Selain untuk mengurangi bau sangit dari adonan Lulur Ibu, air rebusan daun pandan ini juga memberikan aroma tersendiri untuk kulit Anda. Untuk lebih maksimalnya, setelah menggunakan Lulur Ibu seperti biasa, Anda dapat membilas tubuh Anda dengan sisa air rebusan daun pandan. Tubuh akan terasa segar dan menjadi lebih wangi alami.

2. Air rebusan Daun Sirih
Dengan merebus setidaknya 20-30 lembar daun sirih pada sepanci air, air daun sirih tersebut digunakan untuk mengencerkan Lulur Ibu dengan ditambah kapur sirih secukupnya. Setelah dioleskan (terutama pada sumber bau badan seperti ketiak), tunggu kering, lalu bilas. Pada bilasan terakhir gunakan sisa air rebusan daun sirih untuk mengurangi bakteri yang ada di permukaan kulit sehingga kulit terbebas dari bau badan dengan cara alami.

3. Air Perasan Jeruk Nipis
Air perasan jeruk nipis diambil dari 2-3 buah jeruk nipis, campurkan dengan kapur sirih, lalu digunakan untuk mencampur Lulur Ibu. Oleskan pada daerah yang dapat menyebabkan bau badan, tunggu kering, bilas dengan gosokan lembut. Selain itu juga dapat menggunakan jeruk lemon, dengan mengiris jeruk lemon menjadi beberapa bagian (kulitnya tidak dibuang), lalu jepit di bawah ketiak hingga air lemon meresap ke kulit, lalu bilas.

4. Mentimun
Pilih mentimun yang masih segar, dan tidak tua, buang bijinya, lalu tumbuk atau hancurkan dengan blender. Ampasnya digunakan sebagai campuran dengan adonan Lulur Ibu. Aplikasikan pada daerah-daerah yang menyebabkan bau badan, tunggu kering (namun tidak dapat sepenuhnya kering mengingat kandungan air dalam mentimun agak banyak), lalu bilas.

5. Jahe
Parutan jahe (Anda dapat menggunakan jahe gajah maupun jahe emprit) juga dapat membantu Anda terhindar dari bau badan berlebihan. Parut sebanyak 3 jari jahe gajah atau jahe emprit, campurkan dengan serbuk Lulur Ibu, campur dengan air hingga terbentuk pasta yang cukup kental, aplikasikan pada kulit, tunggu kering, lalu bilas. Lakukan rutin untuk hasil yang maksimal.

6. Kecombrang
Beberapa daerah di Indonesia familiar dengan kecombrang untuk dijadikan santapan sehari-hari. Rasa dan aroma yang khas dapat membantu Anda terbebas dari bau badan. Selain itu, untuk pemakaian luar kecombarang juga bisa ditambahkan pada adonan Lulur Ibu. Tumbuk kecombrang kira-kira 1 batang sepanjang 10-20cm, campurkan dengan Lulur Ibu, encerkan dengan air hingga menjadi pasta, aplikasikan pada kulit, tunggu kering, lalu bilas.

7. Lobak
Lobak tidak terlalu banyak dijumpai di pasar tradisional Indonesia. Namun jika Anda dapat mendapatkannya dengan mudah, Anda dapat memanfaatkannya untuk mengurangi bau badan. Caranya adalah dengan menumbuk lobak, campurkan dengan Lulur Ibu, encerkan dengan air hingga membentuk pasta, aplikasikan di kulit, tunggu kering, lalu bilas.  Karena kandungan air dalam lobak juga lumayan banyak, maka saat menunggu proses pengeringan mungkin tidak seperti saat menggunakan Lulur Ibu saja, maka dari itu cukup menunggu 15-20 menit untuk kemudian dibilas.

8. Air Rendaman Akar Wangi
Ambil segenggam akar wangi, rendam dalam air setidaknya selama 2 jam. Setelah menggunakan Lulur Ibu, gunakan air rendaman akar wangi ini untuk bilasan terakhir. Akar wangi dapat membantu anda untuk mengatasi bau badan.

9. Cuka Apel
Cuka apel ini dapat juga digunakan sebagai bilas mandi. Setelah menggunakan Lulur Ibu, jika ingin menggunakan cuka apel untuk mengatasi bau badan Anda bisa mencampurkan sebanyak 2 sendok makan cuka apel dengan 1 gelas air, gunakan untuk membilas daerah-daerah yang menimbulkan bau badan berlebih.

Selain untuk diaplikasikan ke kulit, banyak resep tradisional yang dapat digunakan untuk mengusir bau badan dari dalam. Di antaranya adalah dengan mengkonsumsi air perasan kencur ditambah dengan air perasan jeruk purut, diminum setiap hari pagi dan sore. Atau dapat juga dengan rebusan 5 lembar daun sirih dalam 2 gelas air, rebus hingga air menjadi separuhnya, lalu diminum pagi dan sore.

Demikian tips untuk atasi bau badan bersama Lulur Ibu. Pastikan Anda mengkonsumsi banyak sayuran dibandingkan daging untuk hasil yang lebih baik. Perhatikan juga cara berpakaian Anda, pemilihan jenis kain dan model pakaian juga mempengaruhi produksi keringat Anda. Selamat mencoba.

Semoga bermanfaat ^_^
Diambil dari berbagai sumber.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar