Keringat merupakan teman dekat bagi Anda yang aktif
sehari-hari. Apalagi bagi Anda yang mempunyai aktivitas di luar ruangan. Dengan
cuaca yang tidak menentu dan iklim yang tropis, menuntut tubuh kita untuk
menyesuaikan suhu tubuh dengan memproduksi lebih banyak keringat.
Ketika keringat bertemu dengan bakteri yang ada di permukaan
kulit maka akan menimbulkan bau yang kurang sedap. Bau badan ini tentu akan
mempengaruhi penampilan Anda dan sudah selayaknya diberi perhatian khusus untuk
mengatasinya.
Lulur Ibu peduli dengan estetika seorang wanita baik dari
luar maupun dari dalam. Penampilan yang baik akan membuat kepercayaan diri
meningkat dan menimbulkan rasa nyaman pada diri sendiri dan orang lain.
Bayangkan jika Anda harus menemui seseorang yang sangat penting dalam hidup
Anda, maka Anda akan berpenampilan sebaik mungkin dan secantik mungkin bukan?
Untuk itu mari mencoba beberapa resep untuk mengatasi bau badan bersama Lulur
Ibu.
1. Air Rebusan Daun Pandan
Air rebusan daun pandan ini dapat digunakan untuk
mengencerkan Lulur Ibu. Selain untuk mengurangi bau sangit dari adonan Lulur
Ibu, air rebusan daun pandan ini juga memberikan aroma tersendiri untuk kulit
Anda. Untuk lebih maksimalnya, setelah menggunakan Lulur Ibu seperti biasa,
Anda dapat membilas tubuh Anda dengan sisa air rebusan daun pandan. Tubuh akan
terasa segar dan menjadi lebih wangi alami.
2. Air rebusan Daun Sirih
Dengan merebus setidaknya 20-30 lembar daun sirih pada
sepanci air, air daun sirih tersebut digunakan untuk mengencerkan Lulur Ibu
dengan ditambah kapur sirih secukupnya. Setelah dioleskan (terutama pada sumber
bau badan seperti ketiak), tunggu kering, lalu bilas. Pada bilasan terakhir
gunakan sisa air rebusan daun sirih untuk mengurangi bakteri yang ada di permukaan
kulit sehingga kulit terbebas dari bau badan dengan cara alami.
3. Air Perasan Jeruk Nipis
Air perasan jeruk nipis diambil dari 2-3 buah jeruk nipis,
campurkan dengan kapur sirih, lalu digunakan untuk mencampur Lulur Ibu. Oleskan
pada daerah yang dapat menyebabkan bau badan, tunggu kering, bilas dengan
gosokan lembut. Selain itu juga dapat menggunakan jeruk lemon, dengan mengiris jeruk
lemon menjadi beberapa bagian (kulitnya tidak dibuang), lalu jepit di bawah
ketiak hingga air lemon meresap ke kulit, lalu bilas.
4. Mentimun
Pilih mentimun yang masih segar, dan tidak tua, buang
bijinya, lalu tumbuk atau hancurkan dengan blender. Ampasnya digunakan sebagai
campuran dengan adonan Lulur Ibu. Aplikasikan pada daerah-daerah yang
menyebabkan bau badan, tunggu kering (namun tidak dapat sepenuhnya kering
mengingat kandungan air dalam mentimun agak banyak), lalu bilas.
5. Jahe
Parutan jahe (Anda dapat menggunakan jahe gajah maupun jahe
emprit) juga dapat membantu Anda terhindar dari bau badan berlebihan. Parut
sebanyak 3 jari jahe gajah atau jahe emprit, campurkan dengan serbuk Lulur Ibu,
campur dengan air hingga terbentuk pasta yang cukup kental, aplikasikan pada
kulit, tunggu kering, lalu bilas. Lakukan rutin untuk hasil yang maksimal.
6. Kecombrang
Beberapa daerah di Indonesia familiar dengan kecombrang
untuk dijadikan santapan sehari-hari. Rasa dan aroma yang khas dapat membantu
Anda terbebas dari bau badan. Selain itu, untuk pemakaian luar kecombarang juga
bisa ditambahkan pada adonan Lulur Ibu. Tumbuk kecombrang kira-kira 1 batang
sepanjang 10-20cm, campurkan dengan Lulur Ibu, encerkan dengan air hingga
menjadi pasta, aplikasikan pada kulit, tunggu kering, lalu bilas.
7. Lobak
Lobak tidak terlalu banyak dijumpai di pasar tradisional
Indonesia. Namun jika Anda dapat mendapatkannya dengan mudah, Anda dapat
memanfaatkannya untuk mengurangi bau badan. Caranya adalah dengan menumbuk
lobak, campurkan dengan Lulur Ibu, encerkan dengan air hingga membentuk pasta,
aplikasikan di kulit, tunggu kering, lalu bilas. Karena kandungan air dalam lobak juga lumayan
banyak, maka saat menunggu proses pengeringan mungkin tidak seperti saat
menggunakan Lulur Ibu saja, maka dari itu cukup menunggu 15-20 menit untuk
kemudian dibilas.
8. Air Rendaman Akar Wangi
Ambil segenggam akar wangi, rendam dalam air setidaknya
selama 2 jam. Setelah menggunakan Lulur Ibu, gunakan air rendaman akar wangi
ini untuk bilasan terakhir. Akar wangi dapat membantu anda untuk mengatasi bau
badan.
9. Cuka Apel
Cuka apel ini dapat juga digunakan sebagai bilas mandi.
Setelah menggunakan Lulur Ibu, jika ingin menggunakan cuka apel untuk mengatasi
bau badan Anda bisa mencampurkan sebanyak 2 sendok makan cuka apel dengan 1
gelas air, gunakan untuk membilas daerah-daerah yang menimbulkan bau badan
berlebih.
Selain untuk diaplikasikan ke kulit, banyak resep
tradisional yang dapat digunakan untuk mengusir bau badan dari dalam. Di
antaranya adalah dengan mengkonsumsi air perasan kencur ditambah dengan air
perasan jeruk purut, diminum setiap hari pagi dan sore. Atau dapat juga dengan
rebusan 5 lembar daun sirih dalam 2 gelas air, rebus hingga air menjadi
separuhnya, lalu diminum pagi dan sore.
Demikian tips untuk atasi bau badan bersama Lulur Ibu.
Pastikan Anda mengkonsumsi banyak sayuran dibandingkan daging untuk hasil yang
lebih baik. Perhatikan juga cara berpakaian Anda, pemilihan jenis kain dan
model pakaian juga mempengaruhi produksi keringat Anda. Selamat mencoba.
Semoga bermanfaat ^_^
Diambil dari berbagai sumber.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar